Polres Trenggalek – Menyikapi dinamika Kamtibmas dewasa ini, Kepolisian Resor Trenggalek apel sabuk Kamtibmas. Apel yang digelar di halaman Mapolres Trenggalek ini dikuti oleh seluruh anggota serta perwakilan dari berbagai elemen masyarakat. Kamis, (30/4).
Dalam amanatnya Kapolda Jatim yang dibacakan oleh Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K. menegaskan, bahwa apel besar ini mengangkat tema `Mewujudkan Sinergitas Polda Jawa Timur Bersama Sabuk Kamtibmas dan Potensi Masyarakat dalam Menjaga Stabilitas, Keamanan, Ketertiban, Dan Keutuhan Sosial Di Wilayah Jawa Timur`
“Apel ini bukan sekedar kegiatan seremonial melainkan wujud nyata dari komitmen bersama dalam memperkuat sistem keamanan berbasis kolaborasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.” Ujarnya
Sabuk Kamtibmas memiliki makna strategis sebagai pengikat persatuan sosial, penguat deteksi dini gangguan keamanan, pelindung masyarakat dari potensi konflik, dan benteng bersama dalam menjaga stabilitas daerah.
Dinamika Jawa Timur ke depan akan dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari potensi konflik sosial, penyusupan kepentingan kelompok tertentu dalam aksi-masa, penyebaran hoaks dan propaganda digital, radikalisme dan intoleransi, bencana alam, dan Karhutla hingga gangguan ketetiban yang dapat menghambat pembangunan dan dampak dari perkembangan geopolitik saat ini.
“Oleh karena itu, Polri tidak dapat bekerja sendiri. Kunci utama dalam menjaga Harkamtibmas adalah sinergi, soliditas, dan partisipasi aktif masyarakat.” Tegasnya
Melalui Sabuk Kamtibmas, pihaknya menekankan untuk memperkuat deteksi dini dan pencegahan terhadap setiap potensi gangguan Kamtibmas. Kedua, membangun kolaborasi lintas sektoral tanpa ego kelembagaan demi kepentingan keamanan bersama. Ketiga, menjadikan masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga lingkungan masing-masing.
Selain itu, antisipasi secara serius potensi Karhutla, bencana alam, dan krisis sosial yang dapat mengganggu stabilitas wilayah. Serta menjaga ruang demokrasi agar tetap sehat, damai, dan bermartabat tanpa provokasi, anarkisme, maupun disinformasi.
“Saya mengajak seluruh peserta apel untuk menjadi agen pendingin di masyarakat. Menjaga persatuan dan kesatuan, menangkal segala bentuk provokasi, meningkatkan kewaspadaan sosial, serta menjadi pelopor dalam menjaga Jawa Timur tetap aman dan kondusif.” Pungkasnya
Tak ketinggalan pihaknya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan di Jawa Timur khususnya di wiayah Kabupaten Trenggalek.
“Terwujudnya Kamtibmas di Kabupaten Trenggalek yang aman dan kondusif saat ini tak lepas dari peran serta dan partisipasi dari saudara sekalian.” Pungkasnya.
Turut hadir dalam apel tersebut antara lain, pejabat utama Polres Trenggalek, Kapolsek jajaran, perwakilan dari berbagai perguruan pencak silat, Rapi dan Senkom serta driver ojek online yang beroperasi di kabupaten Trenggalek.



