Tokoh Masyarakat Trenggalek Apresiasi Peningkatan Kepercayaan Publik Terhadap Polri

oleh

Trenggalek – Sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Trenggalek mengapresiasi kinerja Polri. Hal ini tak lepas dari meningkatnya angka kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 73,2% sesuai hasil rilis dari Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia.

Dalam survey yang digelar terhadap 1.220 responden dengan metode multistage random sampling, Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia menyatakan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 73,2%. Angka ini meningkat signifikan jika dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

K.H. Zahro Wardi yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi Fatwa MUI Jatim sekaligus Wakil Syuriah PCNU Trenggalek mengatakan, meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri ini merupakan wujud nyata keseriusan Polri untuk berbenah dan memperbaiki diri. Berbagai langkah dan upaya Polri dalam memberikan pengayoman kepada masyarakat diyakini mampu mengangkat citra Polri menjadi lebih baik.

“Turut bangga. Integritas dan dedikasi tinggi Polri untuk mewujudkan postur Polri yang diharapkan masyarakat sehingga kepercayaan publik meningkat tentu patut diapresiasi.” Ujar Gus Zahro

Kepercayaan tersebut wajib dijaga dan ditingkatkan oleh setiap insan Bhayangkara dimanapun bertugas. Salah satunya melalui pelayanan yang baik dan cepat, humanis, penegakan hukum yang berkeadilan, dan profesionalisme kerja.

“Ini sekaligus membuktikan bahwa Polri semakin dicintai rakyat.” Imbuhnya

Selain itu, Polri juga dinilai sukses mengamankan perayaan lebaran di seantero Indonesia. Arus mudik dan balik lebaran terbilang lancar tanpa hambatan. Melalui Operasi Ketupat 2023, angka kecelakaan lalu lintas dan kriminalitas dapat ditekan maksimal. Tak terkecuali di kabupaten Trenggalek.

Gus Zahro menuturkan pihaknya merasakan sendiri bagaimana kemeriahan dan kekhusyukan beribadah selama bulan Ramadan hingga lebaran. Semua berjalan dengan baik sebagaimana slogan `Mudik Aman dan Berkesan`.

“Kondisi ini bisa tercapai tentu atas kerja keras aparat yang telah bekerja dengan ikhlas. Kita apresiasi setinggi-tingginya.” Ucapnya.

Senada, Titis Handoyo ketua Gapetam Kabupaten Trenggalek menegaskan pihaknya sangat terkesan dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh kepolisian dalam hal ini Polres Trenggalek yang tanpa lelah memberikan pengamanan selama libur panjang lebaran.

Kabupaten Trenggalek memiliki ciri khas tersendiri dalam merayakan lebaran yakni tradisi kupatan yang diselenggarakan satu minggu setelah lebaran. Selain bersilaturahmi lengkap dengan hidangan ketupat, masyarakat juga menggelar berbagai kegiatan seni budaya di berbagai tempat.

Demikian pula dengan pengamanan lokasi wisata. Saat libur panjang lebaran, destinasi wisata di Trenggalek terutama pesisir Watulimo dipadati oleh ribuan wisatawan baik lokal maupun luar kota.

Guna mengantisipasi hal tersebut, Polres Trenggalek mendirikan satu pos pengamanan khusus wisata dan mempertebal pengamanan. Salah satu diantaranya adalah Jalur Lintas Selatan yang sengaja dibuka selama lebaran.

“Lebaran dan kupatan tahun ini memang sedikit berbeda dari tahun sebelumnya yang masih terkendala pandemi Covid-19. Tahun ini lebih ramai dan meriah sehingga roda ekonomi masyarakat juga meningkat. Alhamdulillah, berjalan lancar. Terima kasih untuk Polres Trenggalek dan jajaran.” Ucapnya