Polres Trenggalek Kembali Gelar Patroli Pulau Terluar, Pastikan Aman dan Kondusif

oleh

Polres Trenggalek – Sebagai daerah yang memiliki wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan samudra Hindia, Polres Trenggalek rutin melakukan patroli ke sejumlah pulau terluar yang berjarak lumayan cukup jauh.

Selain jangkauan dan cuaca yang masih tidak menentu, tantangan yang kerap dihadapi petugas saat patroli adalah ombak dan gelombang tinggi di tengah lautan. Jika salah mengambil keputusan atau kurang piawai dalam mengendalikan kapal, bukan tak mungkin bisa membawa petaka bagi petugas.

Oleh sebab itu, saat patroli petugas lebih sering menggandeng kapal nelayan jenis Porsen atau Slerek yang memang sudah terbiasa menghadapi berbagai kesulitan di laut.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K melalui Kapolsek Watulimo AKP Sunarto, S.Sos saat memimpin langsung jalannya patroli terluar bersama sejumlah petugas gabungan dari Polsek Watulimo, Posmat TNI AL dan Pos Polairud Polda Jatim. Sabtu, (30/5).

“Iya benar. Hari ini tim gabungan melakukan patroli pulau terluar. Tepatnya di pulau Sekel dan Panehan. Untuk mencapai lokasi membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam. Alhamdulillah cuaca hari ini cukup bagus.” Ujarnya.

Tak sekadar patroli, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai upaya mitigasi atau pencegahan terhadap tindak pidan dan kejahatan bidang kelautan seperti pencurian ikan, penyelendupan Narkoba, people smugling maupun kejahatan transnasional lainnya.

“Sekaligus sebagai bentuk nyata menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.” Imbuhnya.

Di pulau Panehan, meskipun agak keslutan karena ombak yang cukup besar, petugas sempat turun jangkar untuk mengecek kondisi mercusuar yang memang berada di pulau tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan pos tersebut masif berfungsi sebagaimana mestinya.

“Alhamdulillah semua dalam kondisi baik.” Ucapnya.

Sebagai informasi, Pulau Sekel terletak di Samudra Hindia dan berbatasan dengan negara Australia. dengan luas 300 m2 dan tidak berpenghuni. Secara geografis pulau Sekel berada pada koordinat 080 24` 350” LS ; 1110 42` 547” BT.

Sedangkan pulau Panehan secara administrasi terletak di sebelah Selatan Desa Munjungan dan Singgihan dengan luas pulau 0,0535 km2 dengan panjang pantai 1,8 km. Secara geografis pulau ini berada pada koordinas 080 22` 17” LS ; 1110 30` 41” BT.

No More Posts Available.

No more pages to load.