Bersama Forkopimda, Kapolres Trenggalek Berangkatkan Peserta Lomba Gerak Jalan

 Polres Trenggalek

Polres Trenggalek – Rangkaian kegiatan memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 sudah mulai digelar sejak awal Agustus lalu. Berbagai lomba diselenggarakan oleh Pemkab Trenggalek untuk memeriahkan Hari kemerdekaan sekaligus merayakan hari jadi kota Trenggalek yang kebetulan jatuh bulan yang sama.

Sesuai dengan Rundown, hari ini merupakan jadual lomba gerak jalan yang diikuti oleh pelajar sekolah menengah, dinas/instansi dan masyarakat umum. Sejak pagi, area depan pendopo Kabupaten Trenggalek penuh sesak oleh peserta dan masyarakat yang ingin menyaksikan acara tersebut.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Trenggalek M.Nur Arifin, Dandim 0806 Trenggalek Letkol Arm Bayu Argo Asmoro, Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman, S.I.K., M.Si, Kajari Trenggalek Umaryadi S.H., M.H, Ketua pengadilan Negeri Trenggalek Achmad Virza Rudiansyah SH CN MH, Kepala BNNK Trenggalek AKBP Akik Subki SH MH, serta ketua organisasi wanita se Kabupaten Trenggalek.

Sebelum Lomba, didahului dengan upacara pemberangkatan dengan Inspektur upacara Dandim 0806 Trenggalek Letkol Arm Bayu Argo Asmoro sekaligus mengibarkan bendera start tanda dimulainya perlombaan, dilanjutkan oleh pejabat lainnya.

Lomba ini sendiri diikuti oleh 102 peleton, terdiri dari 4 peleton kehormatan dari UPD dan instansi, 19 peleton siswa SMP, 29 peleton siswa SMA, dan 50 peleton masyarakat umum.

Peserta harus berbaris dalam ikatan peleton sejauh 17 km dengan rute Start /Pendopo, Jl Panglima Sudirman, Jl. Sukarno Hatta, Jl Dr Sudomo, Jl Yos Sudarso, Jl. Basuki Rahmat, pasar subuh, simpang empat Nirwana, Jl. KM sarkoro, Jl Brigjen Sutran, masuk kembali ke Jl. Sukarno Hatta,  Jl. P. Diponegoro dan Finish depan Pendopo.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Trenggalek menuturkan, banyak manfaat yang bisa diambil dari lomba baris berbaris ini. selain sehat karena menempuh jarak cukup jauh dan melatih kerja tim, juga menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme.

“Sekarang ini jiwa pejuang dan nasionalisme mulai terkikis. Masuknya budaya luar dan globalisasi yang demikian masif harus dibentengi dengan wawasan kebangsaan. Salah satunya melalui lomba ini agar kembali ke jati diri sebagai bangsa besar yang bernama  Indonesia.” Ujar AKBP Donny


Sumber : Polres Trenggalek