Antisipasi Teror Optimalkan Peran Tiga Pilar

 Polres Trenggalek

Polres Trenggalek – Kejadian bom panci dengan pelaku Agus Wiguna yang meledak sebelum aksinya, Sabtu pekan lalu. Membuat Kapolsek Pule Polres Trenggalek untuk mengintruksikan kepada personelnya untuk meningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi kejadian teroris terjadi di wilayah hukum Polsek Pule, Senin (10/7).

Upaya yang perlu ditingkatkan, dengan meningkatkan hubungan yang lebih inten kepada tiga pilar didesa. Melalui peran serta kepala desa dan Babinsa, dalam memonitor perkembangan warganya, ada tidaknya warga baru yang bermukim. didesa dengan menanyakan status dan asal usulnya bila dijumpai adanya penduduk yang baru, dan yang tak kalah pentingnya lagi mengaktipkan keberadaan siskamling.

Agar mudah dalam hubungan dengan masyarakatnya, nomor hand phone dari personel Bhabinkamtibmas harus banyak diketahui warganya. Hal ini berguna untuk menghubungi, bila terdapat kejadian yang perlu kehadiran Polri di desa binaanya.

“Waspada dan tetap menjaga keamanan mako dan personel yang bertugas, sesuai jukrah yang disampaikan, ” Kata Iptu Suraji dalam mengingatkan anggotanya.

Dalam arahannya Kapolsek Pule Polres Trenggalek menindak lanjuti, perintah yang disampaikan satuan atas. Agar dalam kegiatan patroli personel yang melaksanakannya minimal 2 orang, hal ini untuk mengantisipasi kejadian dan penerapan buddy system. Untuk menciptakan efek deteren kepada pelaku teror. Tidak dibenarkanya apabila ada personel Polsek Pule Polres Trenggalek, melaksanakan kegiatan patroli dengan sistem individu person. Pada malam hari pukul 22.00 agar semua pintu masuk ke mako harus di tutup, dan dalam melaksanakan istirahat secara bergantian karena pelaku teror saat ini sudah pada tahap gangguan nyata.


Sumber : Polres Trenggalek