Polsek Pule Berlakukan Pemeriksaan Tamu Asing

 Polres Trenggalek

Polres Trenggalek – Perkembangan situasi yang semakin mengarah pada ancaman Mako Polri dari aksi pelaku teror, menyebabkan pentingnya kewaspadaan personel yang melakukan dinas Jaga, Minggu (9/7). Dengan sasaran tamu yang mencurigakan dan membawa tas ransel menjadi perhatian personel yang melakukan dinas, tindakan ini agar kejadian pengeboman Mako Polri tidak terjadi di Polsek Pule Polres Trenggalek.

Seperti pada hari ini, kepekaan dan kewaspadaan saat dinas jaga melihat ada tamu datang dengan membawa ransel ke mako Polsek Pule dengan sigap anggota melakukan pemeriksaan isi ransel tersebut dan hasil dari pemeriksaan tidak kedapatan barang yang berbahaya serta tidak terindikasi sebagai pelaku teror.

Beberapa kejadian teror saat ini yang cukup menyita perhatian pihak Kepolisian, misalnya Kejadian  bom yang berhasil meledak sebelum digunakan aksi teror yang terjadi di Bandung Jawa Barat, dengan pelaku teror menyiapkan sebuah bom panci. Yang berakhir meledak sebelum di lakukan ke tempat tujuan teror, yang dipelajarinya melalui internet, yang akan dikirim ke orang-orang yang dianggapnya kafir. Kejadian teror yang terjadi diakhir pekan ini membuat Kapolsek Pule Polres Trenggalek memerintahkan jajaran anak buahnya, melakukan pemeriksaan bagi tamu yang datang ke Mako Polsek Pule, terutama bagi warga yang belum dikenal.

“Jaga pengamanan Mako dengan menutup satu pintu pada siang hari dan menutup semua pintu bila malam, hal ini untuk mempermudah dalam pengawasan siapa yang akan masuk Mako. Selain itu lakukan istirahat pada malam hari secara bergantian dengan buddy system untuk melindungi antar teman, meskipun ada yang istirahat, ada yang selalu siap dalam mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, ” Kata Iptu Suraji saat memberikan perintah kepada KSPKT A Aiptu Lateni Via Hand Phone.

Kegiatan antisipasi serangan teroris memang disiapkan Polsek Pule Polres Trenggalek, dengan melakukan peningkatan kewaspadaan terutama jaga Mako. Mengingat serangan dari hasil pengembangan  pelaku teror sasaran utama adalah Mako Polri, hal ini di dapat dari salah satu pelaku teror Mohamad Alfian Norsi yang berhasil di ketahui aksinya.


Sumber : Polres Trenggalek