Safari Jum’at dan Halal Bihalal di Masjid Al. Falah Jombok

 Polres Trenggalek

Polres Trenggalek – Melalui kegiatan safari Jum’at yang dilaksanakan Kapolsek Pule dan rombongan bertepatan dengan momen halal bihalal, dilaksanakan di Masjid Al Falah Dusun sidem, Desa Jombok, Jum’at (7/7. Kegiatan yang mempertemukan dengan tokoh agama dan jamaah dengan instansi Polri,  digelar setelah kegiatan ibadah sholat Jum’at.

Dalam kegiatan yang bersamaan masih dalam suasana lebaran, Kapolsek Pule memberikan sambutan yang intinya untuk saling membuka hati untuk bermaaf – maafan. Dengan tugas Polri yang selalu berkaitan dengan kepentingan masyarakat, tentunya dalam memberikan pelayanan masih banyak kekurangan. Melalui momen ini Polri berkomitmen akan meningkatkan profesionalisme dalam bertugas, melalui perbaikan pelayanan dan meningkatkan kinerja dari tiap personel Polri. Dalam mengambil kepercayaan masyarakat, yang selama ini dibangun oleh Polri.

Selain kegiatan halal bihalal, Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji,SH,MH juga menyampaikan kewaspadaan terhadap paham radikalisme. Dengan peran serta masyarakat dalam mencegah paham radikal bisa dilakukan, dengan adanya perhatian dari masyarakat mengenai perubahan warga dilingkungan misalnya adanya warga baru. Masyarakat harus peka dan menanyakan asal usul dari warga yang baru, serta tujuannya bermukim disitu. Melalui peran masyarakat, paham radikalisme yang ingin menciptakan daulah islamiyah di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan paham yang di bawa kelompok radikalisme ini tentunya sudah bertentangan dengan Pancasila dan aturan hukum indonesia.

Masyarakat tidak usah terpengaruh, oleh ajakan siapa saja yang mengarah kepada keyakinan yang tidak seperti biasanya di masyarakat kita. Dan jangan mudah terhipnotis dengan penyampaian salah satu doktrin dari keyakinan yang disampaikan seseorang, Kita berkeyakinan bahwa yang menyalahi hukum tidak akan mendapat ridho Tuhan. Itu merupakan upaya masyarakat untuk menangkal datangnya paham radikal yang ada.

Polisi saat ini dihadapkan dengan pelaku teroris, berbagai kejadian teror telah terjadi dibeberapa wilayah. Siapa sebenarnya teroris yang menjadi musuh kita sekarang ini, pertanyaan ini akan terjawab dari kejadian yang berhasil diungkap jajaran Densus 88 Polri. Mereka merupakan sempalan dari kelompok ISIS yang ingin mendirikan kilafah, yang akan dipusatkan di Asia Tenggara. Dengan memusuhi pelindung negara dan keamanan yang dianggap thoguth dengan melakukan penusukan dan penempatan bendera ISIS dalam menciptakan situasi teror.

“Masyarakat harus melaporkan kepada ketua Rt setempat, bila kedapatan tamu yang bermalam di rumah salah satu warga maupun di mushola atau di masjid. Hal ini untuk menghindari kejadian penyusupan dari kelompok yang menjadi buruan penegak hukum Polri,” Kata Iptu Suraji saat kegiatan safari di masjid Al Falah.

Kegiatan yang dilakukan Kapolsek Pule Polres Trenggalek dan rombongan, mendapat dukungan dari takmir masjid Al Falah. Kyai Nursalim yang menjadi amir dalam kegiatan di masjid yang berada di Dusun sidem, Desa Jombok, dengan kegiatan yang dilaksanakan Polsek Pule. Dia sebagai warga masyarakat merasa diperhatikan, dan saling berkomitmen memerangi paham radikalisme dengan implementasi munculnya kelompok teroris.

Menindak lanjuti, Pengembangan informasi bahwa tersangka teroris Muh. Alfian Nursi  dan kelompoknya melakukan  pemetakan beberapa Mako aparat keamanan khususnya aparat Polri yang saat melakukan dinas yang dijadikan target amaliyah (aksi teror), yang saat ini diburu Densus 88 Polri.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas dalam rangka memelihara kamtibmas sebagai bentuk deteksi dini dan aksi terorisme (amaliyah) jaringan ISSI.  Diharapkan masyarakat  terus peduli lingkungannya dan melaporkan apabila ada hal – hal yang dianggap mencurigakan, terus mewaspadai keberadaan orang asing yang tidak dikenalnya dan melaporkan kepada aparat setempat dalam kurun waktu 1X24 jam. Dan melakukan koordinasi dengan aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda dalam rangka mengantisipasi pergerakan aksi teror amaliyah di wilayah Jawa Timur.


Sumber : Polres Trenggalek