Bhabinkamtibmas Pule Tengahi Masalah Adu Jotos di Lapangan Pule

 Polres Trenggalek

Polres Trenggalek – Siapa yang rela saat pacarnya diledek orang lain, ibarat memberikan harta yang dimiliki untuk diberikan apalagi nyawapun rela dipertaruhkan untuk calon kekasih hati. Seperti kejadian yang dilakukan oleh Andik warga Pule yang yang tersinggung karena kekasihnya diganggu salah seorang tetangganya, sempat duel di lapangan Desa Pule saat hiburan pasar malam, Sabtu (1/7). Awal dari kejadian ini bermula dari pertemuan keduanya di tempat permainan ketangkasan lempar gelang di pasar malam, begini krinologis ceritanya…

Pada hari Sabtu (1/7) tepat di malam Minggu seperti wajarnya anak muda, untuk mengajak pacarnya mencari hiburan. Salah satu hiburan yang ada kebetulan ada diwilayah Pule adanya pasar malem, diajaknya pacar dari Andik untuk melihat ramainya pasar malam. Dari pada jauh – jauh sampai di Trenggalek, mending jalan – jalan di lokasi sendiri sambil hemat kantong. Harapan mendapat hiburan dalam menyenangkan kekasihnya tapi malah berujung perkelahian dengan Samsir pemuda Pule. Saat Andik datang ke lokasi pasar malam bersama teman – temanya, menuju salah satu tempat yang ramai permainan ketangkasan lempar gelang berhadiah.

Pacarnyapun mendampinginya melihat permainan, saat bersamaan juga ada Samsir di lokasi permainan dalam kondisi tidak biasanya karena pengaruh minuman. Dalam kondisi seperti itu Samsir menawarkan permainan kepada pacar Andik. Melihat pacarnya diganggu timbul emosi dari diri Andik dengan memberikan kata umpatan kepada Samsir, Tidak terima dengan umpatan yang ditujukan bogem tangan Samsir langsung diarahkan ke wajah Andik sehingga timbul perkelahian. Yang mengakibatkan luka lebam pada wajah Andik, untung kejadian bisa dilerai beberapa orang yang berada di lokasi kejadian.

Atas kejadian tersebut Bhabinkamtibmas Brigadir Candra turun tangan, bersama unsur tiga pilar Desa Pule yang ada Kepala Desa Marni mempertemukan kedua belah pihak untuk penyelesaian masalah. Permasalan yang terjadi kemarin malam itu, diarahkan dalam restotative Justice untuk menentukan solusi yang adil tidak adanya permasalahan setelah adanya kesepakatan. Dalam hasil pertemuan antara kedua belah pihak yang sempat adu jotos diperoleh hasil, bahwa Samsir mengaku bersalah dan tidak akan mengulangi lagi perbuatanya melakukan clometan terhadap kekasih orang. Hal ini disaksikan oleh kepala desa Pule Marni dan Bhabinkatibmasnya, Senin malam (3/7).

“Benar tadi malam telah dilakukan penyelesaian secara Restorative Justice yang menghadirkan kedua belah pihak yang sempat bersengketa, dari permulaan kata-kata umpatan yang disampaikan ke pihak lain yang berujung pemukulan. Permasalahanya sudah clear dengan disaksikan Bhabinkamtibmas Pule dan Kades Pule saudara Marni, ” Hasil konfirmasi dengan Kanit Humas Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Suhadi membenarkan kejadian yang terjadi Sabtu malam di lapangan Desa Pule.


Sumber : Polres Trenggalek