Ipda Sanusi Dalam Kegiatan Halal bi Halal di Kecamatan Pule

 Polres Trenggalek

Polres Trenggalek – Hari masuk pertama setelah melaksanakan cuti bersama perayaan hari raya idul fitri 1438 H merupakan kegiatan lebaran di wilayah Pule bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) digunakan untuk kegiatan halal bi halal di pendopo Kecamatan Pule, Senin (3/7). Kegiatan yang menghadirkan dari Polsek Pule Polres Trenggalek Ipda Sanusi beserta rombongannya bertemu dengan unsur Muspika dan pemerintahan desa Se-Kecamatan Pule, kegiatan penuh makna silaturahmi dan maaf-maafan yang digelar perwujudan dari eratnya hubungan antar instansi.

Dari undangan yang hadir, terlihat dari instansi Unit Dinas Pendidikan juga datang, dalam kegiatan tersebut Camat Pule Drs Joko Santoso memberikan kesempatan kepada tamu dari instansi lain untuk bersalam-salaman. Guna mempererat rasa kekeluargaan dalam nuansa lebaran, dengan melakukan halal bi halal yang suatu dianjurkan oleh hukum agama.

Dari Polsek sendiri menerima sambutan yang diberikan oleh Camat Pule dengan mengucapkan terima kasih yang di wakili Waka Polsek Pule Polres Trenggalek Ipda Sanusi, atas penghormatan dan penerimaan personel Polsek Pule menghadiri halal bi halal yang dilakukan di Kecamatan Pule. Setelah kegiatan salaman antar perangkat kecamatan dan instansi samping, dilanjutkan dengan ramah tamah yang disiapkan oleh kecamatan Pule.

Ipda Sanusi menyampaikan pesan kepada camat Pule, bahwa Kapolsek Pule Iptu suraji tidak bisa hadir ke acara dikarenakan adanya kegiatan Ziarah ke TMP (Tempat Makam Pahlawan) di Karangsuko Trenggalek. Memerintahkan beberapa anak buahnya termasuk Kanit Provos untuk hadir dalam acara.

Dengan penyampaian masalah teroris yang semakin menjadi tidak memandang tempat dalam pelaku teror, yang terakhir di Masjid Faletehan Mako Brimob yang memakan korban luka dari personel Brimob. Tidak luput menjadi bahan pembicaraan dalam kegiatan ramah tamah diruang Camat Pule bersama-sama perangkat desa yang ada di Pule.

Adanya kejadian tersebut terhadap pemerintahan desa agar menyampaikan kepada warga masyarakat  harus selalu waspada dan jangan panik, tetap tenang oleh karena itu agar meningkatkan kepekaan atas bahaya radikalisme. Adanya kelompok radikal ini dengan sasaran terhadap aparat keamanan karena dia mempunyai anggapan bahwa polisi sebagai penghalang dalam melakukan aksinya.

“Dengan kegiatan halal bi halal yang dilakukan dengan jajaran Muspika, kegiatan berjalan dengan lancar dan aman. Hal ini berkat dukungan dari instansi samping yang turut hadir dalam kegiatan, ” Kata Ipda Sanusi saat dikonfirmasi di tempat berbeda di Mako Polsek Pule Polres Trenggalek.


Sumber : Polres Trenggalek