Spanduk HUT Polri Yang ke 71 di Mako Polsek Pule Penuh Makna

 Polres Trenggalek

Polres Trenggalek – Bertambahnya umur Polri yang ke 71, membuat institusi ini bergerak untuk lebih menata diri dalam subyek perlindungan, pengayoman dan true of law dalam penegakan hukum seperti yang termuat dalam spanduk di depan mako Polsek Pule Polres Trenggalek, Jum’at (30/6). Melalui tema “Dengan semangat profesionalitas dan modernisasi, Polri berkometmen meraih kepercayaan masyarakat demi tegaknya NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) yang sejahtera mandiri dan berkeadilan”, yang mengandung makna bila ditelusuri dari pengertian katanya.

Profesionalitas sendiri mengandung arti,  kata sifat yang berarti karakter kerja seseorang dalam menekuni profesinya atau juga kemampuan untuk bertindak secara profesional. Profesionalitas juga menyangkut perihal profesi atau keprofesian yang menyangkut kualitas sikap sang pemangku jabatan terhadap profesinya serta derajat pengetahuan dan keahlian yang mereka miliki untuk dapat melakukan tugas-tugasnya. Sebagai insan Bhayangkara yang selalu memegang prinsip Tri Brata dan Catur Prasetya dalam kehidupan menjalankan tindakan Kepolisian.

Modernisasi memiliki pengertian suatu proses transformasi dari suatu perubahan ke arah yang lebih maju atau meningkat di berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat. Secara sederhana, dapat dikatakan bahwa modernisasi adalah proses perubahan dari cara-cara tradisional ke cara-cara baru yang lebih maju dalam rangka untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sebagai suatu bentuk perubahan sosial, modernisasi biasanya merupakan bentuk perubahan sosial yang terarah dan terencana. Perencanaan sosial (social planning) dewasa ini menjadi ciri umum bagi masyarakat atau negara yang sedang mengalami perkembangan. Suatu perencanaan sosial haruslah didasarkan pada pengertian yang mendalam tentang bagaimana suatu kebudayaan dapat berkembang dari taraf yang lebih rendah ke taraf yang lebih maju atau modern.

Di Indonesia, bentuk-bentuk Berbagai bidang tersebut dapat berkembang melalui serangkaian proses yang panjang sehingga mencapai pola-pola perilaku baru yang berwujud pada kehidupan masyarakat modern. Sayangnya, penggunaan istilah modernisasi banyak disalahartikan sehingga sisi moralnya terlupakan. Banyak orang yang menganggap modernisasi hanya sebatas pada suatu kebebasan yang bersifat keduniawian. Tidak mengherankan juga bila banyak anggota masyarakat yang salah melangkah dalam menyikapi atau memahami tentang konsep modernisasi.

Untuk menghindari kesimpangsiuran agar modernisasi (sebagai suatu proses) tidak mengarah ke angan-angan belaka, maka modernisasi harus mampu memproyeksikan kecenderungan yang ada dalam masyarakat sekarang ke arah waktu-waktu yang akan datang. Proses modernisasi tidak serta merta terjadi dengan sendirinya. Begitu juga dengan institusi Polri yang harus mengikuti perkembangan SDM Polri yang mampu menjalankan profesi kepolisian yang lebih maju.

Dengan peran Polri yang tidak memihak pada salah satu unsur golongan dan pejabat, tentunya masyarakat akan bisa menilai sendiri, bagaimana kerja Institusi Polri benar-benar sudah true of law atau adanya intervensi. Ini yang menjadi arah dan tujuan institusi Polri dalam menata komitmen dalam tras building membangun Kepercayaan dan simpati masyarakat.

“Benar Polsek Pule Polres Trenggalek telah memasang spanduk ucapan Hari Ulang Tahun Polri yang ke 71, yang ditempatkan di depan Mako Polsek Pule, ” Kasi Humas Polsek Pule Aiptu Suhadi membenarkan pemasangan spanduk ini.


Sumber : Polres Trenggalek