Bhabinkamtibmas Desa Kayen Dalam Safari Ramadhan, Himbau Umat Muslim Menjaga Ukuwah Islamiyah

 Polres Trenggalek

PolresTrenggalek – Bhabinkamtibmas Desa Karangan, Polsek Karangan, Polres Trenggalek Bripka M. Toha bersama 3 Pilar  (Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa) menghadiri Safari Ramadhan bersama Rombongan Tim 2 MWC NU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) Kecamatan Karangan, di  Mushola Al – Huda Desa Kayen RT.06, Kamis (15/06).

Yang hadir dalam Safari Ramadhan tersebut Ketua MWC NU Kecamatan Karangan KH. Daman Huri bersama pengurus, tokoh agama dan tokoh masyarakat, segenap pengurus Mushola Al – Huda dan segenap warga masyarakat sekitar Mushola Al – Huda.

Agenda safari ramadhan kali ini dengan kegiatan sembahyang Isya’ dan sembahyang taraweh berjamaah kemudian sambutan – sambutan dan tauziah rombongan MWC NU Karangan dan Bhabinkamtibmas Desa Kayen Bripka M.Toha.

Tiba giliran Bhabinkamtibmas Desa Kayen dalam sambutanya, mengajak umat muslim untuk menjaga ukuwah islamiah atau hidup rukun atara sesama umat muslim dan juga menjaga toleransi kepada umat yang berbeda agama kemudian menghimbau agar masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi situasi dan persoalan – persoalan yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Belakangan ini banyak berhembus berita – bertia dan isyu miring dan berbagai persoalan yang bisa menimbulkan perpecahan kalau kita tidak bijak menyikapinya dengan cermat. Oleh karena itu kami mengajak kepada kita semua mari kita rapatkan barisan, jalin dan tingkatkan silaturahmi dan  persaudaraan diantara kita walaupun kita berbeda agama, suku, etnis, keyakinan dan perbedaan – perbedaan lainnya. Saling bertoleransi antar teman, tetangga dan orang lain”, tutur Bripka M.Toha.

Selanjutnya memberikan himbahuan, dalam bulan suci ramadhan ini jangan membunyikan petasan atau mrecon yang bisa menggangu kekhusukan dan ketenangan umat yang sedang menjalankan ibadah puasa atau sembahyang, kemudian menjelang hari raya Idul Fitri jangan lagi menaikkan balon yang ada apinya karena bisa menimbulkan kebakaran, rumah, kebun ataupun hutan.

“Satu lagi saudara sekalian, kita boleh membangunkan warga untuk makan sahur dengan ronda membunyikan musik atau alat yang dipukul, tetapi jangan memakai pengeras suara yang malah bisa mengganggu kekhusukan dan ketenangan bulan ramadhan, ronda bisa diawali mulai jam 03.00 WIB sampai jam 04.00 WIB. Jangan masih jam 01.00 WIB sudah mulai begerak, biarkan saudara – saudara kita beristirahat,” himbau Bripka M.Toha.

Kegiatan safari ramadhan di Mushola Al – Huda Dusun Depok RT.06, Desa Kayen ini berjalan tertib aman terkendali ditutup dengan bacaan doa bersama.


Sumber : Polres Trenggalek