Antara Polri dan Ulama Rapatkan Barisan Cegah Radikalisme

 Polres Trenggalek

Polres Trenggalek – “ Sudah saatnya ulama dan umarok bersatu, Menepis adanya intimidasi dan Kriminalisasi Polri terhadap ulama,” Kata yang diucapkan dari Ipda Sanusi Waka Polsek Pule Polres Trenggalek dalam kunjunganya ke tokoh agama, Pemangku Masjid Miftahul Huda Pule, Rabu (14/6).

Masjid Miftahul Huda lokasi yang dikunjungi Ipda Sanusi dan rombongan dari Polsek Pule Polres Trenggalek  Aiptu Mukani, Aiptu Nugroho dan Bripka Ikhsan yang letaknya di jalan raya Dusun Guden Pule, Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka silaturahmi dan sosialisasi paham radikal dilaksanakan setelah waktu dhuhur selesai. Masjid yang dirintis oleh takmir masjid Nurul Huda selaku sesepuh masjid, Tidak lain nama dan tokohnya sudah dikenal di Desa Pule, Siapa lagi kalau bukan Kyai Suraji.

“Kita prihatin dengan isu-isu yang beredar di media sosial tentang adanya kriminalisasi ulama, Padahal Polri sendiri dengan ulama baik-baik saja seperti sekarang ini. Kita melakukan penegakan hukum kepada salah satu oknum ulama publik figur, Bukanya ada kriminalisasi yang ada oknum ulama yang disangkakan menyalahi hukum yang ada,” kata Ipda Sanusi dalam pembicaraan.

Guna menepis anggapan adanya kriminalisasi terhadap ulama, Kita yakinkan kepada masyarakat agar tahu bahwa itu merupakan kabar bohong. Yang dimainkan pasukan cyber oknum-oknum yang tujuannya untuk menarik simpati masyarakat, Dengan gencar-gencarnya mengunggah komentar adanya kriminalisasi ulama. Melalui forum yang seperti ini, Silaturahmi ke tokoh agama sebagai sosialisasi Turn Back Crime adanya Kriminalisasi ulama.


Sumber : Polres Trenggalek