Cegah Penjulan Petasan Yang Berbahaya, Satbinmas Polres Trenggalek Sambangi Penjual Kembang Api

 Polres Trenggalek

Polres Trenggalek – Pada  saat bulan Ramadhan biasanya banyak dipinggir jalan tergelar dagangan penjualan kembang api. Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat khususnya umat muslim dalam melaksanakan ibadah puasa dan untuk antisipasi disusupkan petasan yang berbahaya dalam penjulan kembang api tersebut Satbinmas Polres Trenggalek dalam hal ini Kanit Binpolmas Aiptu Hermanto, Kanit Bintibmas Bripka Iwan Setiaji bersama Bripda Vivy Selviana sambangi para penjual kembang api. Rabu (14/6).

Dalam bulan Ramadhan ini memang diharapkan oleh pimpinan di semua jajaran untuk melakukan sidak masalah keberadaan petasan di tempat – tempat penjulan kembang api yang ada di pinggir jalan, sehingga tidak lagi terdengar bunyi petasan khususnya di wilayah Trengggalek

whatsapp-image-2017-06-14-at-10-27-02-amUntuk itulah Satbinmas Polres Trenggalek selalu aktif menyambangi tempat penjulan kembang api sambil menyampaikan pesan – pesan Kamtibmas antara lain dihimbau dalam penjulan kembang api tidak dibarengi dengan penjulan petasan yang berbahaya karena dilarang oleh Pemerintah dengan melanggar UU Darurat Nomor 12 tahun 51

“Tujuan kami sambang di penjual kembang api yaitu untuk menghimbau supaya mereka tahu dampak resiko petasan dan juga mengerti sangsinya menjual petasan yang termasuk bahan berbahaya”, ungkap Aiptu Hermanto yang sehari – hari menjabat sebagai Kanit Binpolmas Satbinmas Polres Trenggalek.

Dengan adanya sambang tersebut pedagang kembang api sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada anggota Satbinmas Polres Trenggalek yang memeberikan penjelasan tentang bahaya petasan dan pelanggran hukum apabila menjual petasan yang ilegal dan tidak memilik ijin. (dev).


Sumber : Polres Trenggalek