Kapolsek Pule dan Bhabinkamtibmas Desa Jombok Pererat Hubungan Dengan Tokoh Agama di Jombok

 Polres Trenggalek

Polres Trenggalek – Kyai Sunardi yang mendapat kunjungan dari Kapolsek Pule, Kamis (8/6). Kegiatan silaturahmi dengan tokoh agama yang ada di wilayah Pule menjadi salah satu Program yang digencarkan Kapolsek Pule Polres Trenggalek, guna menepis isu-isu dari kelompok tertentu yang memberikan adanya kriminalisasi Polri terhadap ulama.

Bertempat di Masjid Al Hidayah Dusun Bakalan, Desa Jombok kegiatan yang mengikutsertakan Bhabinkamtibmas Desa Jombok Bripka Sarwanto, melakukan kunjungan dan pendekatan dengan tokoh agama Kyai Sunardi, sebelumnya bersama sama melaksanakan sholat Dhuhur di masjid tersebut.

 Di temui di ruang tamu rumahnya, Kyai Sunardi menyambut dengan baik kedatangan Kapolsek Pule beserta Bhabinkamtibmasnya ini. Dengan suasana komunikasi yang penuh dengan kedekatan Kyai Sunardi menuturkan, Kegiatan keagamaan yang ada di lingkungan Bakalan biasa-biasa saja. Dalam artian tidak ditemukanya paham yang menyimpang dari kehidupan, Seperti paham islam radikal seperti yang di bawa ISIS yang berkembang sekarang ini.

Menurut pengertian Kyai Sunardi pemahaman islam yang keras seperti itu, dudah tidak sesuai dengan tuntunan islam yang harus mengutamakan adanya kasih sayang. Sudah menyalahi ketentuan ahli sunnah wal jamaah, menurut penuturan Kyai Sunardi.

Wujud respon penuturan yang di sampaikan Kyai Sunardi, Kapolsek Pule Polres Trenggalek menyatakan ucapan terima kasih dengan adanya tokoh agama yang andil dalam memantau keagamaan dilingkunganya, Dengan peran yang seperti itu kemungkinan kecil akan masuknya paham radikalisme.

Hubungan yang dibangun Polri khususnya Polsek Pule dengan para tokoh agama selama ini, yang seolah -olah polri memusuhi ulama yang ada, Jangan sampai terbawa provokasi oleh pernyataan – pernyataan oleh kelompok tertentu yang hanya untuk meminta dukungan dan menjatuhkan nama baik penegak hukum dengan pernyataan kriminalisasi ulama.

“Kegiatan silaturahmi yang dilakukan di Desa Jombok yang didampingi oleh Bhabinkamtibmas Bripka Sarwanto, merupakan upaya yang dilakukan dalam mencegah bahaya timbulnya paham radikalisme di wilayah Pule, dan menghindari provokasi adanya kriminalisasi ulama,” Kata Iptu Suraji, SH saat di konfirmasi di Mako Polsek Pule Polres Trenggalek.


Sumber : Polres Trenggalek