Polsek Karangan Mengenalkan Kembali Pecahan Rupiah Terbaru Kepada Anggota

 Polres Trenggalek

Polres Trenggalek – Setelah  beredarnya seri uang rupiah baru yang diterbitkan oleh Bank Indonesia ( BI ) pada bulan  Desember 2016 yang sebelumnya sudah disosialisasikan, kemudian pada bulan Juni 2017 ini yang bertepatan bulan  puasa Ramadhan banyak beredar uang pecahan baru tersebut baik melalui penukaran uang yang dijajakan dipinggir jalan dan yang terdapat di tempat ATM hampir semua sudah tersedia uang pecahan baru akhir – akhir ini.

Untuk memberikan penyegaran/ mengingatkan kembali kepada anggota, Kanit Reskrim Polsek Karangan, Polres trenggalek  Aipda Suwarto, S.H. dan Bripka Joni Dwi, S.H. memberikan pelatihan kepada anggota Polsek Karangan tentang ciri – ciri uang pecahan baru. Rabu (07/06).

“Kami mengingatkan kembali tentang ciri uang baru karena sebelumnya walauapun sudah dinyatakan resmi namun peredaranya baru pada bulan puasa Ramadhan tahun 2017 ini yang kelihatan marak di masyarakat, mungkin ada yang belum mengenal betul ciri – cirinya,” tutur Aipda Suwarto,S.H.

Kadang masyarakat ada yang ragu – ragu menerima transaksi jual beli dengan menggunakan uang baru dikarenakan memang belum mengenalnya.

“Sebagai anggota Polri harus tahu tentang detail pecahan uang rupiah baru yang saat ini sudah beredar. Disamping sebagai bekal pengetahuan, pelaksanaan sosialisasi ini sebagai langkah pencegahan terhadap kemungkinan beredarnya uang palsu di tengah masyarakat,” terang Bripka Joni Dwi Cahyanto, S.H.

Ditempat terpisah Kapolsek Karangan, Polres Trenggalek AKP Sutrisno, S.H. menuturkan bahwa Pemerintah RI melalui Bank Indonesia telah resmi meluncurkan satu seri uang rupiah baru Tahun Emisi (TE) 2016 yang terdiri dari 7 pecahan uang kertas dan 4 pecahan uang logam bergambar pahlawan. Kesebelas uang rupiah TE 2016 itu terdiri dari nilai nominal Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5000, Rp 2000 dan Rp 1000. Sedangkan untuk pecahan uang logam terdiri dari nominal Rp 1000, Rp 500, Rp 200 dan Rp 100.

“Uang yang telah resmi beredar tersebut, seperti yang dilansir dari laman www.bi,go.id, seri pecahan rupiah baru tersebut sudah mengalami peningkatan level keamanan. Bahkan, dengan peningkatan keamanan itu pecahan rupiah RI menjadi salah satu mata uang yang memiliki tingkat keamanan tertinggi di dunia. Tiga level keamanan yang diterapkan pada pecahan uang rupiah baru tersebut terdiri dari level 1 (terbuka), level 2 (semi terbuka) dan level 3 (tertutup),” tutur AKP Sutrisno, S.H.

Dari level 1 merupakan unsur pengaman yang dapat dideteksi tanpa bantuan alat yaitu dilihat, diraba dan ditrawang (3D). Kemudian level 2 merupakan unsur pengaman yang dapat dideteksi dengan menggunakan alat sederhana seperti kaca pembesar dan lampu ultraviolet (UV). Sedangkan pada level 3 merupakan unsur pengaman yang hanya dapat dideteksi dengan menggunakan mesin sortasi yang dimiliki oleh Bank Sentral atau peralatan laboratorium/forensik. Melalui penerapan level


Sumber : Polres Trenggalek