Waspadai Meriam Bambu Berkarbit Kapolsek Patroli Perkampungan

 Polres Trenggalek

Polres Trenggalek – Meriam bambu merupakan salah satu permainan tradisional Melayu khas cukup populer serta dikenal di berbagai daerah-daerah Melayu, bahkan hampir di seluruh wilayah nusantara pada umumnya. Selain disebut dengan istilah meriam bambu, di berbagai daerah permainan ini dikenal juga dengan nama bedil bambu, mercon bumbung, long bumbung, dan seterusnya. Permainan bedil bambu ini biasanya dimainkan oleh anak-anak laki-laki dalam rangka memeriahkan bulan puasa, menjelang hari raya, dan peringatan hari besar agama maupun adat, Kamis (01/06).

permainan meriam bambu atau bedil bambu diwujudkan dalam bentuk “meriam” yang dibuat dari bahan bambu. Cara memainkannya pun nyaris sama dengan penggunaan meriam sungguhan, yakni dengan menyulut lubang yang ada di bagian pangkal bambu dengan api. Kendati bisa berpotensi membahayakan, antisipasi terhadap penyalahgunaan meriam bambu yang bisa menggangu ketenangan selama bulan Ramadhan dan mencegah jatuhnya korban akibat meriam bambu Kapolsek Kampak Polres Trenggalek Iptu Anwar, SH bersama beberapa anggota melaksanakan patroli ke wilayah pemukiman.

Patroli yang dilaksanakan kali ini mengutamakan tindakan pencegahan dengan memberikan penyuluhan dan wawasan kepada para anak anak dan orang dewasa tentang bahaya meriam bambu apalagi menggunakan karbit, selain mengeluarkan suara yang cukup keras juga berpotensi bisa meledak dan melukai sang pemain merim bambu.

“adik adik boleh bermain namun jangan permainan yang bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain seperti meriam bambu, ayo jaga keselamatan jangan sampai menyesal dikemudian hari” ujar Iptu Anwar, SH.


Sumber : Polres Trenggalek