Jualan Pil Dobel L Pemuda Desa Wonokerto Digiring Polisi

 Polres Trenggalek

Polres Trenggalek – Bukannya memperbanyak amalan di bulan Suci Romadhon dan mencari pekerjaan yang lebih baik, R A (30 Thn) warga Dusun Bangun Desa Wonokerto Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek  justru harus berurusan dengan Unit Reskrim Polsek Suruh Polres Trenggalek lantaran dirinya mengedarkan Pil dobel L di desa Puru Kecamatan Suruh.

Kapolsek Suruh Polres Trenggalek melalui Kanit Reskrim Bripka Ipung Kristanto, SH mengatakan, bahwasannya pelaku sudah sering mengedarkan barang haram tersebut di wilayah Wonokerto dan sekitarnya serta sudah menjadi incaran Petugas dari Polsek Suruh Polres Trenggalek,  berbekal informasi dari masyarakat akhirnya pada malam ini (31/05) unit Reskrim melakukan pengintaian secara intensif terhadap pelaku. Alhasil, saat pelaku selesai melakukan transaksi di teras rumah pelaku petugas dari Polsek Suruh Polres Trenggalek berhasil menyergapnya.

“Pelaku sempat berkelit dan menolak saat diamankan oleh petugas dari unit Reskrim Polsek Suruh Polres Trenggalek,  namun setelah dilakukan pengeledahan dan pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku, kita bisa menemukan barang bukti yang padanya dan akhirnya pelaku mengakui perbuatannya,” terang Bripka Ipung Kristanto, SH.

Dari penggeledahan terhadap pelaku, petugas berhasil mengamankan 2 kemasan butir Pil Double L dengan dibungkus plastik dengan jumlah 40 butir, dan disimpan pelaku di dalam saku celana sebelah kiri.

“Kami menduga, bahwasannya barang barang tersebut merupakan sisa dari barang yang sudah diedarkan oleh pelaku,” terang Bripka Ipung Kristanto,  SH.

Tak sampai disitu, dari hasil pengeledahan yang dilakukan oleh unit Reskrim Polsek Suruh Polres Trenggalek dari tangan pelaku petugas juga telah berhasil mengamankan uang tunai Rp. 100.000,- dari hasil penjualan Pil Dobel L dan satu buah smartphone merk Nokia type RM 908 warna Biru dengan simcard nomor 082257069007 yang didalamnya berisi percakapan sms transaksi penjualan Pil Dobel L, Akibat dari perbuatan terlarangnya, pelaku harus mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Suruh Polres Trenggalek untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolsek Suruh AKP H Yasir,  WSD, SH mengatakan bahwasannya dari hasil penangkapan yang di lakukan oleh unit Reskrim Polsek Suruh Polres Trenggalek ini membuktikan bahwasannya peredaran Narkoba dan Obat obat terlarang sudah mulai merambah ke desa desa dengan sasaran para remaja,  sehingga kita sebagai warga masyarakat dan orang tua agar lebih peduli terhadap perkembangan anak serta peduli terhadap lingkungan agar kejadian serupa tidak terjadi di wilayah Hukum Polsek Suruh Polres Trenggalek .


Sumber : Polres Trenggalek